Ibas Resmikan Jalan Penghubung Desa Ngile–Bubakan melalui Program PISEW

Ibas Resmikan Jalan Penghubung Desa Ngile–Bubakan melalui Program PISEW

PACITAN, 5 MEI 2026 – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), meresmikan jalan penghubung Desa Ngile dan Desa Bubakan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Selasa (5/5/2026).

Pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). Infrastruktur yang menghubungkan dua desa itu diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar.

Dalam peresmian tersebut, Ibas mengatakan pembangunan infrastruktur desa perlu diarahkan untuk memberikan manfaat bagi berbagai kebutuhan masyarakat, tidak hanya sebagai akses transportasi.

“Program seperti ini tentunya dibutuhkan untuk seluruh wilayah tanah air kita. Program infrastruktur ini sangat penting yang menghubungkan antardesa memiliki kemanfaatan yang luas, tidak hanya sebagai arus transportasi, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan, kesehatan, pertanian, perdagangan, dan sebagainya,” ujar Ibas.

Infrastruktur Desa Dukung Aktivitas Masyarakat

Ibas menyebut akses jalan antardesa dapat mempermudah masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan serta mendukung kegiatan pertanian dan perdagangan.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah. Ia juga mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah membuat pembangunan harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas.

“Program seperti ini memang tidak pernah cukup, tapi dengan anggaran dari negara yang terbatas yang jelas tetap kita bisa manfaatkan sebaik mungkin,” katanya.

Selain pembangunan infrastruktur baru, Ibas menekankan pentingnya pemeliharaan jalan yang telah dibangun. Menurutnya, perawatan diperlukan agar infrastruktur tetap dapat digunakan dalam jangka panjang dan kerusakan dapat segera ditangani.

“Dirawat dan dijaga supaya jalan yang masih rusak dan belum diperbaiki di kemudian hari bisa kita lengkapi,” ujar Ibas.

Masyarakat Diminta Terlibat dalam Pemeliharaan

Dalam kegiatan tersebut, Ibas juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan jalan. Menurutnya, partisipasi warga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur yang telah dibangun.

“Berterima kasih kepada warga yang turut berpartisipasi secara tuntas yang sudah gotong royong bekerja sama menyukseskan program ini, sekaligus mengajak masyarakat untuk kreatif dan inovatif dalam kemandirian,” katanya.

Jalan penghubung Desa Ngile dan Desa Bubakan kemudian diresmikan sebagai bagian dari pelaksanaan program PISEW di Pacitan.

Keberadaan jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antara kedua desa serta mendukung aktivitas masyarakat di sektor pertanian, perdagangan, pendidikan, dan pelayanan publik.

Kegiatan peresmian turut dihadiri Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji, Ketua DPRD Kabupaten Pacitan Arif Setia Budi, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Heru Tunggul, Kepala Desa Ngile Ismail, Kepala Desa Bubakan Mustakim, Ketua Fraksi Partai Demokrat Bagina Rahardian, serta sejumlah anggota Fraksi Partai Demokrat.

Program PISEW menjadi salah satu bentuk pembangunan infrastruktur berbasis wilayah yang menghubungkan kawasan perdesaan dan mendukung kegiatan sosial serta ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Bekali 384 Peserta P3MD, Menko AHY Ajak Calon Pemimpin BUMN Kawal Pembangunan Nasional

Bekali 384 Peserta P3MD, Menko AHY Ajak Calon Pemimpin BUMN Kawal Pembangunan Nasional

Dari Pengalaman hingga Pengabdian, Menko AHY Bicara Masa Depan Infrastruktur Indonesia

Dari Pengalaman hingga Pengabdian, Menko AHY Bicara Masa Depan Infrastruktur Indonesia

Mentrans Iftitah: Revisi UU Transmigrasi Harus Jadikan Lahan Lebih Produktif, Rakyat Lebih Sejahtera

Mentrans Iftitah: Revisi UU Transmigrasi Harus Jadikan Lahan Lebih Produktif, Rakyat Lebih Sejahtera

Tinjau Infrastruktur Air Baku di Balikpapan, Menko AHY: Tidak Boleh Ada Masyarakat Kesulitan Air Bersih

Tinjau Infrastruktur Air Baku di Balikpapan, Menko AHY: Tidak Boleh Ada Masyarakat Kesulitan Air Bersih

Menko AHY di Dies Natalis ke-12 ITK: Kampus Mitra Strategis Pengembangan SDM Unggul dan Infrastruktur Kalimantan

Menko AHY di Dies Natalis ke-12 ITK: Kampus Mitra Strategis Pengembangan SDM Unggul dan Infrastruktur Kalimantan

Dari Kampus hingga Air Baku, Menko AHY Kunjungi Balikpapan untuk Dorong Pembangunan yang Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

Dari Kampus hingga Air Baku, Menko AHY Kunjungi Balikpapan untuk Dorong Pembangunan yang Menyentuh Kebutuhan Masyarakat