Ibas Tinjau Peternakan Ayam Petelur di Pacitan, Dorong Penguatan Pangan Desa

Ibas Tinjau Peternakan Ayam Petelur di Pacitan, Dorong Penguatan Pangan Desa

PACITAN, 5 MEI 2026 – Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) meninjau program peternakan ayam petelur di Desa Wonogondo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa dengan tema “Peternak Produktif, Dapur Tercukupi, Keluarga Sehat dan Bahagia”. Program ini menggabungkan pengembangan usaha peternakan dengan upaya pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Ibas melihat langsung aktivitas kelompok peternak serta hasil produksi telur. Ia menilai pengembangan usaha peternakan dapat menjadi salah satu pilihan usaha produktif bagi masyarakat desa sekaligus mendukung ketersediaan pangan lokal.

Produksi Lebih dari 500 Telur per Hari

Peternakan di Desa Wonogondo saat ini memiliki sekitar 500 hingga 600 ekor ayam petelur. Dari jumlah tersebut, kelompok peternak menghasilkan lebih dari 500 butir telur setiap hari.

Ibas menyebut produksi tersebut berpotensi mendukung kebutuhan pangan masyarakat, termasuk sebagai sumber protein dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, pengembangan peternakan perlu didukung dengan akses pembiayaan, pendampingan, pakan, dan pemasaran agar kegiatan usaha dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Dalam kunjungan tersebut, Ibas juga menyerahkan bantuan pakan kepada kelompok peternak untuk mendukung keberlangsungan produksi.

Ia berharap model pengembangan usaha peternakan tersebut dapat diterapkan di desa lain yang memiliki kondisi dan potensi serupa.

“Dengan modal sekitar Rp100 hingga Rp200 juta, kita bisa menghasilkan produksi telur yang luar biasa setiap harinya. Mudah-mudahan semakin banyak masyarakat yang tertarik, baik melalui Kredit Usaha Rakyat, modal mandiri, maupun secara berkelompok,” ujar Ibas.

Desa Wonogondo Kembangkan Usaha Produktif

Dalam kesempatan tersebut, Ibas juga menyinggung kondisi Desa Wonogondo yang sebelumnya menghadapi persoalan ketersediaan air bersih.

Menurutnya, peningkatan akses air di desa tersebut membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi yang membutuhkan ketersediaan air, termasuk peternakan dan pertanian.

“Dulu saya dengar, kenal, dan rasakan di Wonogondo ini masyarakatnya sangat kesulitan air. Banyak di daerah kita kekurangan air bersih. Dan alhamdulillah perlahan dengan kerja keras kita bersama, dengan tangan pemerintah baik di pusat, daerah, dan kami sebagai wakil rakyat, Desa Wonogondo sekarang menjadi desa yang surplus air,” kata Ibas.

Selain peternakan ayam petelur, ia mendorong masyarakat mengembangkan komoditas lain yang sesuai dengan kondisi desa, seperti sayuran, buah-buahan, perikanan, dan pertanian terpadu.

Menurut Ibas, diversifikasi usaha dapat membantu masyarakat tidak hanya bergantung pada satu jenis kegiatan ekonomi sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di tingkat desa.

Produksi Lokal Dikaitkan dengan Program MBG

Ibas juga mengaitkan produksi pangan desa dengan kebutuhan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, produk yang dihasilkan masyarakat dapat dimanfaatkan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan apabila memenuhi standar kualitas, keamanan, dan distribusi yang diperlukan.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan program secara tepat, termasuk dalam operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Insyaallah kita doakan agar semuanya amanah. Jangan sampai terlambat dalam pengiriman, jangan sampai menu tidak berputar setiap hari, dan jangan sampai pengelolaannya hanya sekadar memenuhi laporan tetapi tidak menyesuaikan kebutuhan rakyat,” ujarnya.

Menurut Ibas, keterhubungan antara produksi pangan lokal dan pemenuhan gizi dapat menjadi salah satu aspek yang perlu dikembangkan dalam pemberdayaan ekonomi desa.

Ia juga berharap kelompok peternak dapat meningkatkan kapasitas produksi secara bertahap sesuai dengan kemampuan usaha, ketersediaan pakan, serta permintaan pasar.

“Saya mendoakan semua kelompok peternak ayam petelur bisa lebih maju, sukses, dan memberikan manfaat bagi desa lainnya,” kata Ibas.

Pemkab Pacitan Dukung Pengembangan Peternakan

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji, Ketua DPRD Kabupaten Pacitan Arif Setia Budi, sejumlah anggota DPRD Pacitan, Kepala KPPG Jember Said Karim, Camat dan jajaran Forkopimca Kebonagung, serta perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Pacitan.

Kehadiran pemerintah daerah dan sejumlah pihak terkait menjadi bagian dari koordinasi dalam pengembangan peternakan dan ketahanan pangan di wilayah Pacitan.

Program peternakan ayam petelur di Desa Wonogondo tersebut menjadi salah satu contoh pengembangan usaha berbasis masyarakat yang menghubungkan kegiatan ekonomi desa dengan penyediaan bahan pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Bekali 384 Peserta P3MD, Menko AHY Ajak Calon Pemimpin BUMN Kawal Pembangunan Nasional

Bekali 384 Peserta P3MD, Menko AHY Ajak Calon Pemimpin BUMN Kawal Pembangunan Nasional

Dari Pengalaman hingga Pengabdian, Menko AHY Bicara Masa Depan Infrastruktur Indonesia

Dari Pengalaman hingga Pengabdian, Menko AHY Bicara Masa Depan Infrastruktur Indonesia

Mentrans Iftitah: Revisi UU Transmigrasi Harus Jadikan Lahan Lebih Produktif, Rakyat Lebih Sejahtera

Mentrans Iftitah: Revisi UU Transmigrasi Harus Jadikan Lahan Lebih Produktif, Rakyat Lebih Sejahtera

Tinjau Infrastruktur Air Baku di Balikpapan, Menko AHY: Tidak Boleh Ada Masyarakat Kesulitan Air Bersih

Tinjau Infrastruktur Air Baku di Balikpapan, Menko AHY: Tidak Boleh Ada Masyarakat Kesulitan Air Bersih

Menko AHY di Dies Natalis ke-12 ITK: Kampus Mitra Strategis Pengembangan SDM Unggul dan Infrastruktur Kalimantan

Menko AHY di Dies Natalis ke-12 ITK: Kampus Mitra Strategis Pengembangan SDM Unggul dan Infrastruktur Kalimantan

Dari Kampus hingga Air Baku, Menko AHY Kunjungi Balikpapan untuk Dorong Pembangunan yang Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

Dari Kampus hingga Air Baku, Menko AHY Kunjungi Balikpapan untuk Dorong Pembangunan yang Menyentuh Kebutuhan Masyarakat