JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara pemberian santunan anak yatim, pembagian sembako, dan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Kamis (5/3/2026).
Dalam suasana Ramadan yang penuh kebersamaan tersebut, Menko AHY juga berkesempatan memberikan kuliah umum. Menko AHY menyampaikan pesan tentang pentingnya persatuan, optimisme, dan daya tahan bangsa di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Ia mengangkat tema besar yang telah disiapkannya, yakni Damai, Bersatu, Maju Bersama.
Menurutnya, dunia saat ini menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari krisis iklim, disrupsi teknologi seperti artificial intelligence dan robotics, urbanisasi yang pesat, hingga konflik global yang berdampak luas terhadap ekonomi, energi, dan keamanan.
“Di balik setiap tantangan selalu ada peluang bagi yang optimis. Setuju semuanya? Mari kita membangun daya tahan bangsa, resiliensi, dan juga daya saing bangsa,” tegasnya.
Dalam konteks pembangunan nasional, AHY menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Yang paling penting adalah bagaimana human capital kita, adik-adik sekalian, sumber daya manusia yang kita siapkan untuk bisa menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya infrastruktur sebagai tulang punggung pembangunan nasional, termasuk infrastruktur pendidikan yang mendukung peningkatan kualitas generasi muda.
Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen mendorong pembangunan infrastruktur di sektor pendidikan, termasuk yang berkaitan dengan yayasan dan lembaga pendidikan di bawah naungan LDII.
Menutup kuliah umumnya, Menko AHY mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat solidaritas dan menjaga perdamaian dunia.
Acara kemudian dilanjutkan dengan santunan kepada anak yatim, pembagian sembako kepada masyarakat, serta buka puasa bersama sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan ukhuwah Islamiyah.
Kegiatan ini turut dihadiri Dewan Pendiri Yayasan/Kiyai Sepuh K.H. Abdul Azis Sulton Aulia; Pembina Yayasan Minhajurrosidin K.H. Achmad Fawwaz; Ketua Umum Yayasan Marsma TNI (Purn.) H. Sukur, M.Si. (Han); Ketua Umum DPP LDII K.H. Ir. Kriswanto, M.Sc.; Dewan Pembina Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Jakarta Timur K.H. Marzuki; Ketua Pondok Pesantren Minhajurrosidin K.H. Choirul Baihaqi; Kepala Kantor Kementerian Agama DKI Jakarta Dr. H. Adit, M.Ag.; Wakil Wali Kota Jakarta Timur H. Khusmanto, S.Sos., M.Si.; serta para unsur Forkopimda. Menko AHY didampingi Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi Sigit Raditya.