JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan arahan kepada seluruh jajaran Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) untuk terus meningkatkan efektivitas kinerja organisasi, profesionalisme aparatur, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pemerintahan. Arahan tersebut disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama lingkup Kemenko Infra pada Jumat (6/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY menekankan pelaksanaan tugas dan program prioritas harus dilakukan secara efektif dan efisien agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.
“Saya minta kita semua menjalankan tugas secara efektif dan efisien. Efisien itu bukan berarti yang penting murah, melainkan target harus tercapai dengan perencanaan yang matang,” tegas Menko AHY.
Ia juga mengingatkan profesionalisme aparatur negara menjadi kunci dalam menjalankan tugas pemerintahan. Profesionalisme, menurutnya, berangkat dari kedisiplinan dalam menaati aturan, etika, serta norma yang berlaku.
“Profesional itu basic-nya disiplin. Ikuti aturan, ikuti etika dan norma. Kita ingin bekerja sukses, tapi juga selamat,” ujarnya.
Selain itu, Menko AHY mendorong seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja organisasi, termasuk dalam mencapai target reformasi birokrasi sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan pemerintah. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
Dalam arahannya, Menko AHY juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas unit kerja dalam pelaksanaan program pembangunan agar tidak terjadi ego sektoral yang dapat menghambat pencapaian tujuan bersama.
“Sinergi dan kolaborasi itu penting. Tanpa itu kita akan bekerja sendiri-sendiri dan tidak akan jauh ke mana-mana,” katanya.
Di akhir arahannya, Menko AHY menegaskan integritas, akuntabilitas, dan transparansi harus menjadi landasan utama dalam menjalankan tugas pemerintahan, termasuk dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran.
“Integritas, akuntabilitas, dan transparansi ini yang akan menyelamatkan kita semua,” tutupnya.
Acara ini dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas, Odo R. M. Manuhutu; Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar, Muhammad Rachmat Kaimuddin; Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman, Ronny Hutahayan; Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga, Agust Jovan Latuconsina; Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi, Sigit Raditya; Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Herzaky Mahendra Putra; Staf Khusus Bidang Kerja Sama Lembaga Non Pemerintah dan Kerja Sama Luar Negeri, Merry Riana; dan Staf Khusus Bidang Percepatan Pembangunan, Irjen Pol. Arif Rachman; Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan Transformasi Digital, Okto Irianto; serta Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah, Arif Rahman.